Just another WordPress.com site

Pada posting kali ini akan saya bahas mengenai sistem scanning pada dot matrix / running text. Disini saya menggunakan IC AT-Mega32 sebagai mikrokontroller pengendalinya, 1 buah IC 74HC595 sebagai shift register SIPO(Serial Input Parallel Output), 10 buah IC latch 74HCT573 sebagai IC latching.

Mega32 digunakan untuk mengontrol kerja dari IC shift register 74HC595 dan IC latch 74HC573, fungsi dari shift register adalah untuk menggeser kolom tiap karakter dari dot matrik, yaitu dengan menggeser bit 0 yang berasal dari mikrokontroller mega32.

Pada Gambar diatas PORTC.0 dari mega32 dihubungkan dengan kaki SH_CP(Shift Register Clock Input) dan ST_CP(Storage Register Clock Input), disini kaki SH_CP dan ST_CP kita gabung karena fungsinya yang hampir sama. disini PORTC.0 digunakan sebagai input masukan clock dari shift register. PORTC.1 dihubungkan dengan kaki DS(Data serial) untuk memberi masukan data serial shift register.  Kaki MR(Master Reset dihubungkan ke vcc, kaki OE(Output Enabled) ke ground supaya output shift registernya aktif. Pada prinsipnya IC shift register digunakan untuk menggeser data serial dari ATMega32 yang berupa bit 0(low) dan 1 (high), sehingga bit 0 akan menggeser dari output Q0 sampai output Q7  dari IC 74HC595.  Waktu pergeseran tiap bit output ini sesuai dengan input clock dari SH_CP dan ST_CP, misal bila kita ingin menggeser 5 bit dari shift register, maka kita membutuhkan 5 siklus clock(0 dan 1).

Selanjutnya 10 buahIC latch  74HC573 kita gunakan untuk menyimpan data dari tiap karakter running text( 10 karakter/10 buah dot matrix 5×7). Prinsip kerja dari IC ini adalah bila kita memberi masukan input  logika 1 pada input latch Enabled, maka output dari IC74HC573 akan sesuai dengan inputnya, sedangkan bila kita memberi masukan logika 0 pada latch enabled, maka output dari ic latch akan sesuai dengan input sebelumnya(memori pada saat input latch enabled 1). Ini dikarenakan IC 74HC573 terdiri dari 8 buah D-flip-flop.

Input dari 74HC573 berasal dari PORTA ATMega32, output dari PORTA ini akan diparalelkan ke 10 buah ic 75HC573, input dari latch enabled( C pada simulasi proteus) dihubungkan ke PORTB.0, Pin E(Enabled) dihubungkan ke ground. Jadi seperti gambar diatas, shift register berfungsi untuk menggeser bit kolom dari dotmatrix 5×7, sedangkan IC latch berfungsi untuk memberi masukan baris dotmatrix.

Selanjutnya mengenai running text akandibahas pada tulisan selanjutnya….

Comments on: "Metode Scanning Tiap Karakter Pada Dot Matrix" (8)

  1. mas contoh program’e buat akses shift register , belajar dari 0 ini , hehe

    • for(i=1; i9)
      {
      PORTC.1=0; // data serial input = 0
      }
      else
      {
      PORTC.1=1; // data serial input = 1
      }
      if(i%2==1) // i =counter
      {
      PORTC.0=0; // PORTC.0 = 0 >> clock = 0
      }else
      {
      PORTC.0=1; // PORTC.0 = 0 >> clock = 1
      }
      }

      }
      else
      {
      PORTC.0=1; //PORTC.0 = 1 >> clock = 1

  2. saya mau tanya tentang ic latch nya…misal kita menggunakan 10 ic latch berarti 10 led matrix…apakah port nya di sambungkan secara paralel dari atmeganya ??

  3. ada ga cotoh program pakai kompiler codevision avr ??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: